Langsung ke konten utama

Postingan

Dancing In The Rain

Seandainya dari dulu aku tahu bakal seperti ini kehidupanku setelah menikahinya, mungkin pada waktu itu aku tidak akan mau berpacaran dengannya.. Keuangan yang tidak stabil, memiliki anak pertama yang meninggal karna PJB (Penyakit Jantung Bawaan) dan punya banyak utang karena itu, gak punya mobil, rumah masih numpang di rumah orang tuanya, hampir tidak pernah liburan khususnya ke luar kota kecuali kalau ada yang mengajak, intinya kehidupanku yang sekarang berbanding terbalik dari jaman sebelum menikah.. Mungkin karena itulah mengapa lebih baik untuk tidak kepo dengan apa yang terjadi di masa depan, karena jika aku tahu dari dulu akan seperti ini, aku tidak akan berani melangkah lebih jauh, dan yang paling penting aku tidak akan menjadi aku yang sekarang.. Aku dan dia sama sama tak akan pernah tau akan ada apa di depan sana, meski sekarang kehidupanku tampak 'biasa saja', atau bahkan beberapa orang melihat 'pernikahan yang tidak bahagia karna kurang materi', tapi aku ber...

Hello 2020!

Tidak ada sesuatu hal yang terjadi tanpa seijin Tuhan. Itulah kalimat yang cocok untuk menggambarkan hidupku di tahun 2019, bahkan sampai selamanya... Jika menoleh ke belakang sebentar, banyak hal di tahun 2019 yang tidak enak menempaku dan suamiku. Titik terendah kami adalah kehilangan Leon. Padahal 3 hari sebelum kepergiannya, kami mendapati hasil lubang jantungnya mengecil, tapi dalam sekejap saja 3 hari kemudian Leon balik ke surga. Tuhan seperti mengangkatku tinggi lalu menghempaskanku ke dasar tanah berduri. Sakit... Pastinya... Lucunya, setelah kepergian Leon, satu per satu keluarga dari papaku juga pergi seakan menyusul Leon. Selama berbulan bulan aku dan suami terus menerus ke rumah duka. Entah "sial" apa yang terjadi di keluarga besar ini kenapa dari yang paling muda sampai tua berbondong2 ke surga. Berat... Tidak mudah ada di posisi ini. Tapi kuberanikan untuk tetap kuat, tidak pernah mudah untuk bangkit dari keterpurukan, tapi ternyata Tuhan sendiri ya...

You'll be Surprised!

Kehidupan itu gak bisa ditebak ya. Jalan Tuhan selalu penuh dengan misteri dan kejutan. Apalagi kehidupan pernikahan, ternyata tidak seindah drama korea! Awal menikah, kehidupan masih berjalan sesuai dengan jaman pacaran. Banyak hepi nya. Apalagi 3 bulan setelah menikah, aku diijinkan Tuhan hamil anak pertama. Anak yang penuh dengan kejutan. Sampe pada akhirnya Leon lahir, sakit, dan meninggal. Kisah lengkapnya ada di postingan " MY LITTLE HEAVEN ". Setelah kepergian Leon, disinilah rasanya hidup kami berubah semudah Tuhan membalikkan telapak tanganNya. Masalah demi masalah terjadi. Cekcok dalam rumah tangga semakin sering. Emosi meningkat drastis karna setiap hari stres harus bayar utang dari mana karna utang kami untuk pengobatan Leon di bank juga banyak. Sampe pada akhirnya kami sudah benar benar tidak mampu bayar cicilan minimum, dan kami memutuskan untuk "nyerah", banyak yang menyarankan gak usah dbayar sampe statusnya jadi kredit macet bi...

Odora Customine

Sering kali kita tidak menyadari pentingnya gantungan kunci, padahal tanpa gantungan kunci, kita akan kesulitan untuk menjadikan satu kunci-kunci kita seperti kunci pagar, kunci kamar, kunci motor, dll. Di mall-mall pastinya banyak dijumpai toko yang menjual gantungan kunci dengan beragam karakter yang sedang populer saat itu, tapi sedikit gantungan kunci yang dijual dipasaran memiliki nilai kenangan. Karena itulah Odora Customine membuat konsep berjualan gantungan kunci custom berbahan dasar  akrilik yang bisa disesuaikan dengan permintaan customer, gambarnya bisa berupa foto, kartun, logo, bahkan hasil karya gambar sendiri, dan lain sebagainya, bahkan bisa dikatakan desain itu hanya milik customer, tidak dijual di mall-mall karena custom itu sendiri. Kunci adalah salah satu benda penting yang pasti kita bawa ketika pergi dari rumah, karena itulah aku ingin ketika seseorang sedang mencari kuncinya, mereka juga tengah mendapati 'kenangan' yang diabadikan dalam sebuah be...

Hai Leon, Happy Birthday Nak! (Seharusnya, Andai Kau Masih Disini)

Sehari setelah Leon dikubur, entah kenapa mataku tiba-tiba tertuju pada celengan merah muda itu. Yap, celengan untuk ulang tahun Leon ke 1 tahun. Semasa dia masih bersamaku, memang sudah ada rencana untuk menabung agar dia bisa berulang tahun, meski hanya sekedar makan malam bersama keluarga dan beli kue tart kecil-kecilan, sangat-sangat sederhana, memang tidak terpikir untuk memewahkan perayaan ulang tahun ke 1 tahunnya seperti kebanyakan orang yang pasti mengusahakan pesta meriah apalagi itu untuk anak pertama. Akupun berbicara dengan papanya Leon, karena tiba-tiba mendapat ide untuk membagi nasi kuning kepada mereka yang kurang mampu, ya.. pada dasarnya aku ingin mengajari Leon untuk bisa peduli dengan sesama, dan pada dasarnya memang aku dan suami bukan tipe orang yang doyan sama kegiatan pesta.. hahaha.. Sehari setelah Leon kembali ke surga, aku memberanikan diri menghitung celengan itu, dan siapa sangka jumlahnya sudah mencapai satu juta lebih. Masih teringat dengan...

New Hope

Sudah hampir 3 bulan Leon meninggalkan banyak kenangan manis dalam hidup kami. Rumah yang dulunya ramai sekarang hening, sepi.. Tapi kehidupan terus berlanjut. Ditengah-tengah rasa kesepian inilah aku mulai mencari berbagai macam kesibukan. Mulai dari ngemall, ngafe, bersosial media, belajar masak, tapi rasanya sesibuk apapun kegiatannya, hati ini masih terasa kosong, sedih, dan entahlah seperti ada sesuatu yang kurang. Sampai pada akhirnya disaat aku melihat isi rekening yang menipis karena terlalu banyak menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia, aku tersadar bahwa ada 1 hal yang terlupakan, yaitu kembali menekuni berjualan gantungan kunci akrilik. Sebelum aku menikah, aku memang punya jualan di instagram bernama ODORA CUSTOMINE , aku berjualan gantungan kunci dan gantungan tas yang berbahan dasar akrilik. Setelah Leon lahir, apalagi saat mengetahu jantungnya bermasalah, aku sudah tidak bisa lagi berbisnis dengan lancar, karena memang merawat anak yang sedang sakit dan berj...

My Little Heaven

Kadang aku berpikir, apakah Tuhan itu ada? Benarkah DIA baik? Tapi kenapa jika DIA baik, mujizat itu tidak terjadi kepada Leon, anak pertama kami yang masih berusia 8 bulan. Jika DIA ada, kenapa anak lain mendapat mujizat kesembuhan itu, sementara Leon tidak? Jika memang Tuhan baik, kenapa DIA begitu cepat mengambil Leon dari hidup kami. Katanya Tuhan mendengar doa umatNYA yang sungguh-sungguh mencari DIA, tapi kenapa doaku tidak didengar? Apakah aku terlalu berdosa sehingga DIA tidak berkenan mendengar dan mengabulkannya. Pertanyaan diatas sering sekali muncul dalam benakku pada awal kepergian Leon. Kenapa kenapa kenapa dan kenapa!! Ya, ternyata Tuhan memang tidak bisa diselami oleh keterbatasan manusia. Pada akhirnya aku paham betul, bahwa memang Tuhanlah penulis kehidupan kita. DIA yang menentukan segala cerita kehidupan yang kita alami. CHAPTER 1 SURPRISE!!! Welcome baby Leon 8 Juli 2018 // SC // 3,29kg // 50cm // RSUD Dr. Soetomo Surabaya Kelahiran Leon adalah kel...